Persiba Bandung Enggan Sembarangan Mainkan Sergio Van Djik

Sergio Van Djik masih saja belum bisa mencatatkan menit tampil merumput akibat cedera serius. Cedera itu adalah cedera lutut yang masih saja menggelayuti sang striker pelontos asal Belanda itu. dan cederanya ini terus mendapatkan perhatian yang serius pula dari Persib Bandung. Kabar terakhir yang beredar, sang striker andalan Maung Bandung itu baru saja menjalani MRI (Magnetic Resonance Imaging) guna memantau kondisi terkininya.

Tak Mau Sembarangan dimainkan

Sergio Van Djik memang sudah sempat dinyatakan sembuh dari cederanya, namun sayang sekali ia masih dihantui rasa trauma. Mantan striker Adelaide United ini mengaku masih sangat trauma dengan keadaan yang membahayakan kesehatannya itu. Dan sebagai klub yang bertanggung jawab atas keselamatan sang pemainnya, Persib Bandung pun tidak mau sembarangan memainkan striker ini. saat minggu ini Persib akan melawan Semen Padang, Sergio Van Djik tak akan dibawa.

Dokter pribadi Persib, Rafi Ghani, memberikan keterangan resmi terkait dengan kesehatannya. “Sergio sudah kembali di MRI lagi. Hal ini kami lakukan untuk melihat hasil terapi yang telah dijalaninya selama ini. hasilnya baru bisa dilihat 3 hari lagi. Jadi saya sendiri juga belum bisa memastikan sekarang apakah aka nada penanganan tambahan atau tidak,” ungkapnya.

Dokter Rafi juga mengaku bahwa Sergio Van Djik sudah tidak sabar ingin bisa segera main. “Ia sudah tak sabar bisa segera main. Tapi kami masih ingin menghilangkan trauma cederanya agar saat dia sudah bisa kembali main, kepercayaan dirinya juga bagus.”

Pada lanjutan laga Liga 1 2017 yang akan digelar pekan ini, Persib akan melawan Semen Padang. Pertandingan akan dihelat di kandang Semen Padang yakni di Stadion Haji Agus Salim. Sergio Van Djik masih harus rela jadi penonton karena Persib Bandung tidak mau sembarangan memainkannya mengingat kondisinya belum 100% pulih.

Pemeriksaan MRI juga kembali dilakukan karena ada rasa tidak puas dengan pemeriksaan poker online sebelumnya di Jakarta yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu. keberadaa Sergio Van Djik dibutuhkan karena Carlton Cole sampai saat ini belum tampil memuaskan.

Masih Trauma

Sergio Van Djik masih belum 100% sembuh. Ia sudah sembuh dari cedera, namun ia mengungkapkan bahwa dirinya masih belum juga berani untuk turun dalam sebuah pertandingan. Padalah pemain berdarah asli Belanda-Indonesia itu sudah sempat ikut berlatih beberapa hari terakhir.

Sergio sendiri memberikan penjelasan atas kondisinya saat ini. “Sudah oke, tapi belum 100% bisa mengikuti pertandingan. Kalau di kompetisi kan saya harus berlari cepat, dan shooting dengan keras. Sementara masih ada trauma di lutut saya,” ungkapnya di laman resmi Persiba Bandung.

Maka dari itu mantan penggawa Adelaide United itu tidak akan diboyong ke markas Semen Padang untuk laga melawan mereka Sabtu (13/5) esok. Bahkan untuk laga yang sebelumnya, di markas Persegres Gresik United, Sergio Van Djik juga tak diboyong dengan 5 pemain yang lainnya yakni Jajang Sukmara, Imam Arief Fadillah, Angga Febryanto, Agung Mulyadi dan Puja Abdillah.

Sejak absennya Sergio Van Djik, lini depan dari Persib memang selalu jadi sorotan. Hadirnya mantan striker Timnas Inggris Carlton Cole sayangnya belum bisa menjadi solusi atas itu. dari 4 gol yang tercipta, pasalnya belum ada 1 pun gol yang tercipta dari striker Persib. Dua gol dari Atep, 1 dari Febri Hariyadi dan 1 lagi dari Michael Essien.

Persib Bandung Beri Isyarat Akan Depak Cole Segera

Manajemen Persib, lewat Umuh Muchtar, sang manajer, bakal segera mengadakan satu pertemuan guna membahas masa depan dari mantan striker West Ham United, Carlton Cole. Sang manajer menegaskan bahwa dirinya akan segera berkoordinasi guna menggelar rapat dan pertemuan dengan jajaran manajemen PT Persib Bandung Bermartabat. Rapat atau pertemuan itu akan membahas masa depan striker asal Inggris, Carlton Cole. Hal ini tentunya memberikan isyarat kalau sang striker itu akan segera didepak dari Persib Bandung.

Sebab Akan didepaknya Cole dari Persib

Pada kesempatan sebelumnya, Bobotoh, sebutan dari para pendukung Persib kecewa dengan keputusan digantikannya Fulgensius Billy Paji Keraf oleh Cole pada laga Persib melawan PS TNI yang diselenggarakan pada tanggal 22 April lalu. keputusan tersebut bahkan dianggap juga sebagai blunder pelatih dari Persib, Djajang Nurdjaman yang membuat timnya belum berhasil meraih kemenangan. Pada laga tersebut, Persib sempat juga unggul 2-0 sebelum keadaan menjadi imbang menjadi 2-2 di akhir laga.

Umuh mengunkapkan, “Tinggal tunggu waktunya saja. Rasanya dia (Cole) main atau tidak main kami seperti main 10 lawan 11. Inshaallah apa yang diharapkan oleh Bobotoh akan kami apresiasi dan juga buat kami pastinya bakal ada perbaikan.”

Meskipun banyak yang berharap bahwa pemain dari Inggris itu bisa memberikan suatu perubahan positif dan lebih baik, nyatanya belum. Pemain berusia 33 tahun itu datang pada bulan Maret lalu dan sampai saat ini ia dianggap belum bisa memberikan hasil yang Persib harapkan. Dari 5 laga Persib yang ada di Liga 1, Cole hanya tampil 3 kali dan dua di antaranya dia menjadi pemain pengganti. Sedang satu lainnya, ketika menjamu Persipura Jayapura pada hari Minggu (7/5) malam lalu, Cole juga dimainkan sejak menit pertama. Totalnya, mantan pemain West Ham United ini baru mencatatkan total 105 menit penampilan untuk Maung Bandung itu.

Umuh Beberkan Informasi Terkait Masa Depan Cole

Umuh mengungkapkan bahwa dirinya sudah berbicara dengan Pak Djajang, sang pelatih. “Dia dipertimbangkan tidak dimainkan. Tapi kenapa pada akhirnya mengambil dia, itu karena agar semua orang bisa melihat dulu karena masih banyak Bobotoh yang suaranya ‘miring’ (beda). Cuma waktu pergantian saya sudah menyerahkan ke Djanur dan kami semua akhirnya satu kata,” imbuhnya.

“Saya juga akan lapor kepada semua manajemen dan Pak Glenn (T. Sugita), bagaimana mengambil keputusannya. Jadi ya, tunggu saja, ya, sampai kami perlu pemain yang benar. Harusnya sih kami mulai cari penggantinya mulai dari sekarang. Tapi aturannya baru bisa nanti pada putaran kedua.”

Dan soal akan tampil atau tidaknya Cole pada pertandingan terdekatnya yakni ke kandang Semen Padang pada hari Sabtu (13/5) di Stadion Haji Agus Salim nanti, Umuh mengungkapkan bahwa keputusan semuanya di tangan sang pelatih, Djajang. “Kalau bilang sudah selesai, kami segera bicarakan kepada manajemen,” imbuh Umuh.

Awalnya, kehadiran Cole di tubuh Persib diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dan lebih baik. Ia juga diharapkan bisa menjadi pengganti sepadan Sergio Van Dijk yang sayangnya cedera sejak turnamen Piala Presiden pada bulan Februari lalu. namun Cole sendiri yang menargetkan sebanyak 20 gol pada musim ini terlihat mendapatkan kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan togel online dari Maung Bandung itu. dan hingga saat ini belum ada satu pun gol yang ia sumbangkan bagi Persib Bandung.