Category «TEKNOLOGI»

Kemajuan Tekhnologi Kamera HP Dianggap Bisa Matikan Pasaran Kamera

Seperti yang sudah kita tahu bahwa semakin lama perkembangan tekhnologi informasi yang terjadi di seluruh dunia memberikan banyak keuntungan bagi kehidupan manusia. Salah satunya yang paling mencolok adalah perkembangan tekhnologi dalam pembuatan smartphone yang sekarang ini sudah semakin canggih dan modern. Bagaimana tidak? dulu kita hanya mengenal telephone yang masih menggunakan kabel. Kemudian lahirlah handphone yang bisa dibawa kemana-mana tanpa memikirkan kabel dan taguhan listrik. Kemudian semakin lama semakin maju lagi perkembangannya dengan lahirnya msartphone yang bukan hanya bisa digunakan untuk menghubungi orang lain dengan menelphone dan mengirim sms, tapi juga sudah memiliki banyak jenis keunggulan lain seperti bisa digunakan dengan internet, bisa digunakan untuk memainkan musik, serta memiliki kamera canggih yang bisa digunakan untuk mengambil foto atau video.

Dampak Positif dan Negatif Dari Kecanggihan Kamera Smartphone

Kecanggihan kamera smartphone yang semakin lama semakin berkembang di pasaran dunia tersebut kemudian dianggap memiliki banyak dampak, baik dari segi positif maupun negative. Dampak positif yang paling bisa dilihat adalah semakin mudahnya akse kita untuk saling berkomunikasi, semakin mudahnya akses kita dalam mencari informasi, serta semakin mudahnya kita melakukan hal-hal lain dengan memanfaatkan setiap fitus dan aplikasi yang dimili oleh smartphone tersebut.

Selain dampak positif, ternyata ada juga dampak negatifnya terutama bagi pengusaha kamera digital. Hal tersebut dirasakan bisa menurunkan pasaran penjualan kamera di dunia karena dengan semakin canggihnya tekhnologi kamera smartphone seperti yang dirasakan sekarang ini salah satunya yaitu kamera ganda yang dikalim bisa menghasilkan gambar layaknya hasil jepretan kamera Digital Single-Lens Reflek (DSLR).

Tapi ternyata menurut Canon Division Director pt Datascrip, Merry Harun sebagai distributor produk Canon di Indonesia di Pasuruan Jawa Timur pada hari Kamis 27 September 2017, kemajuan tekhnologi pada kamera smarphone tetap tidak sebanding dengan kemampuan yang dimiliki kamera DSLR. Terutams jika dilihat secara tekhnik dimana dalam mengambil gambar yang bagus bukan hanya lensa saja yang dibutuhkan tetapi juga prosesor dan masih banyak fitur pendukung lainnya. Dia juga menambahkan bahwa banyak unsur yang ada pada kamera DSLR yang tidak ada dalam sebuah smarphone bahkan yang memiliki kamera paling bagus sekalipun.

Meskipun begitu Merry tetap tidak bisa memungkiri bahwa kemajuan tekhnologi pada kamera smartphone memang bisa sedikit mempengaruhi penjualan kamera low end dimana kamera-kamera tersebut masih memiliki tekhnologi yang belum sebagus DSLR dan harganya masih cukup murah yaitu sekitar Rp 1 jutaan. Tapi penjualan kamera DSLR dikatakan tetap tidak terpengaruh oleh kemajuan tekhnologi kamera smartphone.

Perbedaan Fungsi Utama Kamera Smartphone dan DSLR

Meskipun kemajuan telhnologi dalam pengembangan kamera hp masih terus dilakukan, tapi fungsi utamanya tetap tidak bisa menggantikan kamera DSLR. Menurut Merry kecanggihan kamera smartphone mungkin sudah cukup  untuk memenuhi kebutuhan penggunanya yang suka mengunggah berbagai hal ke media sosial dengan cepat. Atau ingin membuat video secara singkat dan praktis. Namun hal tersebut tidak akan cukup bagi pengguna profesional yang berkepentingan dalam berbagai bidang pekerjaan seperti fotografer, jusnalis, atau bagi mereka yang hobi foto.

Contoh sederhananya bisa dilihat dari para video blogger yang sudah banyak followernya di internet. video yang mereka buat tidak akan bisa jika hanya menggunakan kamera smartphone. Mereka perlu kamera khusus seperti DSLR yang memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dengan kamera smartphone untuk bisa menghasilkan gambar judi casino dengan kualitas bagus, suara yang baik dan jelas, serta video yang lebih menarik.

Penjualan Samsung Galaxy S8 Melemah dibandingkan S7

Penggemar Samsung sekarang ini dihebohkan dengan adanya Samsung S8. Belum lama ini, penjualan Samsung S8 dilaporkan tidak sebagus penjualan Samsung S7. Pasalnya, S8 dijual tidak secepat Samsung S7. Dalam kurun waktu 60 hari pertama setelah diluncurkan secara global tepatnya tanggal 21 April lalu, Samsung diyakini hanya mampu melego sebanyak 9.8 juta unit Galaxy S8.

Tidak Setinggi Samsung Galaxy S7

Tahun lalu, Samsung Galaxy S7 mampu menembus penjualan sebanyak 12 juta dalam 2 bulan pertama setelah diluncurkan. Namun untuk tahun ini, angka tersebut dilaporkan menurun kurang lebih sebanyak 20% untuk suksesornya. Seorang analis yang berasal dari Korea Selatan berpendapat dalam laporan penjualan bulan Mei lalu, “Karena pengiriman hanya sebanyak 10 juta unit dan Samsung tidak mengungkapkan angka penjualan. Hal itu mungkin karena melambatnya penjualan. Kami menganggap penjualan S8 tidak lebih banyak dari S7.”

Dilansir dari The Investor, salah satu sumber yang namanya tidak mau disebutkan mengaku bahwa Samsung juga mengurangi pesanan pasokan bahan baku ponsel pintar flagshipnya tersebut. Pejabat Samsung juga menolak membandingkan performa penjualan Galaxy S8 dan S7 secara langsung. Ia mengatakan bahwa strategi pemasaran S8 berbeda dengan S7.

S8 memulai penjualan di 3 pasar utama Samsung yaitu di Amerika Serikat, Korea Selatan dan Kanada sebelum mulai dipasarkan secara global. Sementara untuk Galaxy S7 tahun yang lalu dipasarkan secara serentak secara global di waktu yang bersamaan.

Pejabat tersebut menambahkan, “Kami memperkirakan volume penjualan S8 sama dengan S7 untuk saat ini.” oleh para pengguna dan pengulas, Samsung Galaxy S8 adalah perangkat solid yang diterima dengan sangat baik. Cukup mengherankan apabila penjualannya dilaporkan menurun.

Mengatasi hal ini, sebuah harian asal Korea Selatan, Herald, menyampaikan bahwa penjualan Samsung Galaxy S8 belum bisa mengulang kesuksesan penjualan dari Samsung Galaxy S7 karena mengingat pasar ponsel bandar togel singapura pintar kian jenuh. Memang, ini bukanlah suatu masalah eksklusif untuk Samsung karena Apple juga harus berhadapan dengan dinamika yang sama sehubungan dengan performa penjualan iPhone yang kian merosot.

Ditambah lagi, persaingan di pasar ponsel pintar untuk saat ini jauh lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya. Pengguna sekarang lebih jarang upgrade perangkat yang mereka punya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penjualan S8 yang kian melambat sebagian besar diyakini juga karena sentiment pasar. Terutama persaingan yang sangat ketat dari vendor asal China, dan bukanlah semata-mata karena kualitas produk Samsung Galaxy S8 sendiri.

Samsung Klaim Sudah Jual 5 Juta S8

Samsung sendiri mengklaim bahwa mereka sudah berhasil menjual Samsung Galaxy S8 sebanyak 5 juta dalam kurun waktu satu bulan. Klaim ini secara resmi dilaporkan oleh Samsung tepat 26 hari setelah launcing di Kanada, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Namun Samsung tidak bisa memberikan angka secara rinci.

Rasanya tidak lah sulit bagi Samsung untuk menjadikan duo Galaxy S8 sebagai ponsel populer, terlebih lagi penjualan yang saat ini sudah mencakup hampir di berbagai negara di dunia. Meskipun sebelumnya Samsung sempat terhambat kendala pada asisten virtual Bixby yang tak terkendala di awal peluncuran hingga keluhan layar kemerahan yang mewarnai juga kemunculan Samsung Galaxy S8.

Namun demikian, masih ada beberapa keunikan desain seperti desain infinitynya, fitur kameranya, sampai performa yang ditawarkan oleh Galaxy S8 yang berhasil memukul telak rival senegaranya, LG G6.