Category «FILM INDONESIA»

Reza Rahadian Berjaya di Asia Pasifik

Masih ingat dalam memori kita semua akan sosok BJ Habibie yang diperankan oleh Reza Rahadian dalam film Habibie Ainun. Dan kesuksesannya dalam memerankan sosok tersebut telah sukses mengantarkannya meraih predikat Best Actor dalam ajang Asia-Pacific Film Festival 2017. Rasa tak percaya dan bangga pasalnya bercampur aduk ketika Reza mengetahui kemenangan dirinya. Bahkan, dirinya juga menginformasikan prestasinya tersebut pada BJ Habibie.

Langsung Lapor kepada BJ Habibie

“Sudah, tadi saya telepon sekitar jam 11an. Responsnya sih ya mengucapkan selamat, ya. Beliau bangga karena film ini, di mana saya memerankan sosok beliau,” ungkap Reza yang ditemui di PPHUI, Jakarta Selatan pada hari Kamis (3/8) kemarin.

Atas kesuksesan dan kemenangan yang diraih oleh Reza itu, Habibie mengusulkan untuk menggelar syukuran. Reza mengaku sangat senang karena bisa mendapatkan apresiasi yang sangat besar dari tokoh yang diperankan dirinya. Dan menurut Reza, tak semua aktor memiliki kesempatan untuk memerankan sosok Habibie.

“Eyang bilang selamat buat saya, dan kita harus buat acara syukuran kecil-kecilan untuk kemenangan ini. saya bilang ke beliau, terimakasih karea atas inisiasi eyang juga beliau akan membuat acara sendiri dan eyang juga tentunya. Jadi ya, seneng aja sih bisa diapresiasi sama yang punya peran itu sendiri,” imbuh Reza. Tya Subiakto yang didapuk untuk piñatas musik di fil Rudy Habibie pun memenangkan predikat Penata Musik Terbaik.

Reza dan Para Pemenang Asia-Pacific Film Festival 2017

Ajang Asia-Pacific Film Festival (APFF) 2017 yang digelar di Phnom Penh, Kamboja, berhasil membuat Reza Rahadian bahagia, terkejut dan bangga karena ia berhasil menggondol predikat Best Actor dalam film Rudy Habibie. Keberhasilan yang diraih oleh Reza ini pasalnya bukan hanya berita kebahagiaan dan kesuksesan dari Reza sendiri saja melainkan juga jadi tonggak sejarah untuk perfilman Indonesia.

Pasalnya, baru kali ini aktor Indonesia dapat terlibat meraih predikat the Best Actor dalam ajang yang sudah bergulir dari tahun 1954. Reza sendiri mengaku bahwa dirinya tak mengetahui detail persaingan antar insane film se-Asia Pacific pada ajang tahunan tersebut. Sebab dirinya mengetahui kemenangannya itu dari sebuah gambar yang ia terima lewat sebuah aplikasi pesan singkat.

“Saya sendiri belum menerima list lengkap nominee-nya siapa-siapa saja. Namun yang jelas Best Actressnya dari Rusia. film Munafik dari Malaysia juga dapat predikat the Best Director. Dan Film terbaik Unnamed dari Bangladesh, “ jelas Reza.

Selain Reza juga ada nama-nama lain yang berjaya di ajang bergengsi ini. sebut saja Tya Subiakto yang dinobatkan sebagai Penata Musik dewa poker Terbaik dalam ajang ini untuk film yang sama juga. Dan prestasi ini mampu membuktikan bahwa film Indonesia dan juga kemampuan sineasnya selalu memiliki tempat di kancah regional dan juga di kancah internasional.

Daftar Pemenang APFF (Asia Pacific Flm Festival) 2017

Ini dia daftar pemenang ajang Asia Pacific Film Festival 2017:

The Best Actor: Reza Rahadian (Rudy Habibie-Indonesia), the Best Actress: Yulia Peresild (Sevestapol-Rusia), Best Art Director: Anelia (Life Class-Australia), Best Cinematography: Tale of Love (Iran), Best Director: Syamsul Yusof (Munafik-Malaysia), Best Editing: Ola Bola (Malaysia), Best Film: Unnamed (Bangladesh), Best Music: Tya Subiakto (Rudy Habibie-Indonesia”), Best Screenplay: Last Reel (Kamboja), Best Short Movie: Lay My Bed in the Room (Iran), Best Supporting Actress: angel Locsin (Every about Her-Philipina).

Itu dia beberapa daftar pemenang dalam ajang bergengsi Asia Pacific Film Festival. Tentunya Indonesia patut bangga atas apa yang dicapai Reza dan Tya dalam ajang itu. semoga ini bisa menjadi suntikan semangat untuk dunia perfilman Indonesia.

Critical Eleven: Tontonan Wajib Pasangan Sebelum Menikah

Akhir-akhir ini jagat hiburan film tanah air sedang dihebohkan dengan film drama garapan Monthy Tiwa yang berjudul Critical Eleven. Film yang diadaptasi dari novel best selling dengan judul yang sama dari Ika Natassa ini sempat menjadi perbincangan publik bahkan sampai sekarang. Betapa tidak, film ini memang sangat bagus. Bahkan ratingnya saja tinggi di imbd. Apa sih yang membuat film yang dibintangi Reza Rahadian dan Adinia Wirasti ini menjadi idola bahkan beberapa orang sampai menontonnya dua atau tiga kali?

Sinopsis Film Critical Eleven

Film ini bercerita tentang pertemuan dua sejoli bernama Anya (Adinia Wirasti) dan Ale (Reza Rahadian) di pesawat untuk penerbangan Jakarta-Sydney. Anya berprofesi sebagai konsultan dan saat itu akan melakukan presentasi ke sydney.  Ale sendiri berprofesi sebagai pekerja tambang yang kerap kali pindah dari satu negara ke negara lainnya.  Mereka bertemu di penerbangan Jakarta-Sydney sampai akhirnya menjalin hubungan. Hubungan mereka tergolong berjalan cukup mulus. Ale yang keluarganya di Jakarta mengenalkan Anya kepada keluarganya dan mereka langsung mencintai Anya seperti keluarga sendiri. Tidak hanya itu,  Ale tak pikir panjang untuk melamar Anya. Anya dan Ale langsung menikah dan setelah itu mereka pindah ke New York.

Tak sulit bagi Anya yang harus meninggalkan karirnya dan teman-teman dekatnya di Jakarta karena harus mengikuti sang suami yang akan bekerja di Mexico. Anya pun berjanji akan selalu berada di sisi Ale di mana pun dan dalam keadaan apa pun. Ale juga berjanji akan membahagiakan Anya sebisa ia bisa.

Pernikahan mereka berjalan mulus sampai akhirnya Anya hamil.  Ale menjadi lebih protektif dan mengajak Anya untuk pulang ke Indonesia supaya ada yang bisa menjaganya. Namun Anya tidak mau. Setelah bertengkar kecil dan Ale tetap bersikukuh pulang ke Indonesia,  mereka akhirnya pulang

Tapi sayang di saat Anya sudah akan menjalani proses persalinan, cobaan datang. Bayi mereka meninggal dalam kandungan. Pasca kematian bayi mereka, hubungan Anya dan Ale tak seperti sebelumnya. Mereka jadi dingin, tidak pernah berkomunikasi dan saling menyalahkan atas kematian anak mereka.

Pelajaran Berharga untuk Para Pasangan Yang Baru Saja Menikah

Dari film ini, banyak gadispoker yang berpendapat bahwa kesalahan terletak pada keduanya. Kematian anak mereka bukanlah kesalahan Anya atau Ale. Seharusnya mereka bisa bahu membahu menyuport satu sama lain agar bisa move on dan bangkit lagi pasca kematian sang anak.

Walapun ada beberapa penonton yang memihak Anya atau Ale, tak sedikit juga yang berpendapat mereka harus mengalahkan ego mereka masing-masing. Karena di saat mereka percaya bahwa cinta bisa mengalahkan ego, semua akan bisa dilewati dengan baik.

Pelajaran yang diambil dari film ini begitu banyak dan nyata. Masalah yang dihadapi pasangan di film ini pun sebenarnya bukan masalah besar yang terkesan ‘dibuat-buat’ seperti di film film drama biasanya. Hanya ini sangat dalam dan menyentuh hati bagaimana pasangan muda yang biasanya baru menikah masih mengedepankan ego mereka tanpa memikirkan kelangsungan hidup mereka kelak.

Critical Eleven masih diputar di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Anda bisa menyaksikan jika belum sempat menontonnya.  Bahkan jika sudah pun dan belum puas atau ketagihan dengan film ini, anda bisa menontonnya lagi lho! Selamat menikmati dengan pasangan anda agar lebih terasa keromantisan dan betapa menyentuhnya cerita film ini.

Synopsis Film Surat Kecil Untuk Tuhan

Bila Anda dan keluarga sedang mencari-cari film yang layak ditonton bersama, film Surat Kecil Untuk Tuhan bisa menjadi pilihan yang tepat yang akan rilis pada lebaran tahun 2017 ini. Film yang disutradarai oleh Fajar Bustomi ini diproduksi oleh Falcon Pictures ini memang mempunyai judul yang sama dengan film keluarga yang telah rilis sebelumnya di tahun 2011 tetapi tak ada hubungannya sama sekali dengan jalan cerita dan skenarionya.  Pada film Surat Kecil Untuk Tuhan yang tayang di tahun tersebut dengan dibintangi oleh Alex Komang, Esa Sigit, Ranty Purnamasari, dan Dinda Hauw ini mengisahkan tentang anak perempuan kecil pengidap kanker yang menulis surat kepada Tuhan. Sementara untuk versi yang  akan terbit di tahun 2017 ini mengangkat kisah  tentang anak jalanan dengan cerita yang lebih mengena, kuat, serta lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Unsur dramatic yang lebih kuat pada film ini diprediksi mampu meraih kesuksesan yang lebih dibandingkan film terdahulunya.

 

Synopsis singkat film Surat Kecil Untuk Tuhan

Film ini menceritakan kisah pilu dua bersaudara yatim piatu bernama Anton dan Angel yang terjebak dalam sebuah sindikat yang memanfaatkan anak-anak terlantar dan tak memiliki keluarga untuk menjadi anak jalanan dan pengemis. Pada usianya yang masih kecil mereka berdua harus bekerja layaknya budak dan diperas seperti mesin uang  tanpa kenal waktu. Hingga akhirnya Angel mengalami kecelakaan pada saat mengemis dan saat sudah sadar di rumah sakit ia tak melihat abangnya lagi. Sejak saat itulah ia tak pernah lagi bertemu dengan sang kakak dan tidak mengetahui keberadaannya.

 

Belasan tahun berlalu dan Angel ternyata diadopsi oleh sebuah keluarga sanadomino yang baik dan merawatnya hingga dewasa. Ia tumbuh menjadi wanita cantik dan pandai hingga dapat melanjutkan pendidikannya di  Sydney Australia. Angel sukses mewujudkan impiannya menjadi seorang pengacara dan ia pun mempunyai kekasih, seorang dokter muda asal Indonesia yang tampan dan baik hati. Kehidupannya kini berjalan mulus, sukses dan bahagia. Meskipun begitu ia tetap tak dapat tenang karena dihantui oleh masa lalunya. Ia selalu merindukan kakaknya dan di tengah kebahagiaan menjelang pernikahannya dengan Martin, Angel memutuskan untuk pulang ke Jakarta demi mencari sang kakak. Jangan lewatkan untuk menyaksikan film ini jika ingin mengetahui akhir kisah Angel yang akan ditayangkan pada lebaran 2017.

 

Deretan actor dan aktris yang bermain pada film Surat Kecil Untuk Tuhan

Para actor dan aktris yang akan meramaikan film ini adalah Bunga Citra Lestari, Joe Taslim, Ben Joshua, Lukman Sardi, Maudy Koesnadi, Aura Kasih, Susan Bachtiar, serta Chew Kin. Pada poster yang telah dipublikasikan tampak BCL dan Joe Taslim yang berpelukan sambil berurai air mata, sebagaimana BCL yang mengaku menangis saat pertama kali membaca scenario film ini. Ceritanya yang sangat menyentuh dan poster tersebut benar-benar mewakili apa yang dirasakan oleh aktris yang banyak berperan pada film-film laris tersebut.

 

Lebih jauh BCL mengatakan bahwa ia berharap apa yang digambarkan pada film tersebut akan sampai ke para penikmat film di tanah air. Hal senada juga dikatakan lawan mainnya, actor Joe Taslim yang bersedia turut berperan pada film ini karena membawa pesan moral yang mulia terutama kenyataan yang diangkat pada film ini. Kondisi tersebut mewakili apa yang terjadi di tanah air juga di dunia. Nah, menarik sekali, bukan? Jadi jangan lewatkan untuk menyaksikan film ini di hari lebaran nanti.