Monthly archives: January, 2018

Perlindungan Hak Konsumen di Mata Menteri Perdagangan

Konsumen memang memiliki hak.Mereka hak atas barang atau jasa yang mereka beli.Namun, tidak sedikit perlindungan terhadap konsumen yang masih dianggap rendah di Indonesia telah membuat konsumen tidak mendapatkan haknya atau tidak merasa lebih nyaman.Hal ini ternyata menjadi perhatian serius bagi Kementrian Perdagangan.Pihak kementrian bahkan melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian untuk menyelesaikan atau memberikan perlindungan kepada para konsumen.

Kerjasama dengan Polisi Lindungi Konsumen

Kementerian Perdagangan dan polisi menandatangani kesepakatan mengenai perlindungan terhadap konsumen. Ya, baru-baru ini, Kementerian Perdagangan TOGEL ONLINE dan Kepolisian Nasional telah menandatangani sebuah kesepakatan penegakan hukum, pengawasan dan keamanan di sektor perdagangan dengan tujuan utama melindungi konsumen.

“Penegakan hukum memberikan kepastian hukum bagi pelaku bisnis dan melindungi kepentingan konsumen,” kata Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dalam pidato tertulis yang dibacakan oleh sekretaris jenderal Kementrian Perdagangan Karyanto Suprih saat penandatanganan kesepakatan di Jakarta, Selasa.

Memorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandatangani oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen Perdagangan dan Urusan Perdagangan, Syahrul Mamma dan Kepala Investigasi Kriminal Nasional (Bareskrim) Kombes Jenderal Ari Dono Sukmanto. MOU tersebut merupakan perpanjangan dari kesepakatan yang ditandatangani antara kedua institusi tersebut pada 4 Januari 2013 yang akan berakhir pada 4 Januari 2018.

Perjanjian kerjasama tersebut meliputi pertukaran data dan informasi, penegakan hukum, pengawasan, keamanan dan pengembangan sumber daya manusia. Sementara itu, Syahrul mengatakan sebagai tindak lanjut dari MOU tersebut, kedua belah pihak juga telah menandatangani dokumen kerjasama lain untuk lebih menguraikan tugas masing-masing pihak.  “Yang kami butuhkan adalah kegiatan pengawasan konkret sehingga hasil kerja kami bisa dirasakan oleh pelaku bisnis maupun konsumen,” tambah Syahrul. (bbn)

Prosedur Rumit, Konsumen Dapat Perlindungan

Sebagai upaya untuk melindungi hak konsumen, memang seharusnya pihak terkait memberikan layanan berisi tentang kemudahan dalam proses mengisi form atau menyampaikan keluhan konsumen terhadap layanan atau barang yang mereka gunakan. Survei konsumen baru-baru ini yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa 37 persen responden mengalami kerugian namun memilih untuk tidak mengajukan keluhan.

Orang-orang ini adalah bagian dari 42 persen responden yang mengatakan bahwa mereka telah kecewa dengan pelaku bisnis mereka baru-baru ini. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa 20 persen konsumen mengatakan bahwa proses pengaduan terlalu lama dan rumit. Tentu, ini hanya salah satu dari berbagai permasalahan perlindungan yang dialami dan dirasakan oleh konsumen.

“Konsumen belum bisa memperjuangkan hak mereka sebagai konsumen.Survei tersebut juga menunjukkan bahwa 24 persen mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya saluran untuk mengajukan keluhan, “kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada saat memperingati Hari Konsumen Nasional di kantor administrasi Propinsi Jawa Tengah di Semarang, Rabu.

Dia mengulangi bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki perlindungan konsumen sesuai dengan undang-undang perlindungan konsumen tahun 1999.”Jika konsumen memperjuangkan haknya, pebisnis akan didorong untuk memperbaiki kualitas produk dan layanan,” katanya.Di sini, pemerintah memang bertindak sebagai pengawas sekaligus mediator antara konsumen dan pelaku bisnis.Sehingga pemerintah sudah seharusnya bertindak tegas untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen.

Perlindungan konsumen, bagaimanapun sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan sektor perdagangan dan ekonomi baik dalam skala kecil (lokal), nasional hingga internasional.Oleh sebab itu, memang Kementrian Perdagangan juga seharusnya memperhatikan hal ini dengan baik agar roda ekonomi terus berputar dan baik pelaku bisnis maupun konsumen dapat bertransaksi dengan baik sesuai haknya masing-masing.