Arab Saudi Lepas Hubungan Diplomatik Dengan Qatar

Perpecahan antar negara kembali terjadi, kali ini bukan di negara bagian barat, namun melainkan negara bagian timur. Baru-baru ini empat negara sekaligus secara resmi memutuskan hubungan diplomatiknya dengan negara Qatar, empat negara tersebut yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain.

 

Masing-masing negara mempunyai alasan yang sama atas pemutusannya kepada Qatar yaitu karena Qatar telah mendukung gerakan terorisme. Demi keamanan nasional negara-negara tersebut memutuskan hubungannya dengan Qatar hingga menutup segala akses perbatasan laut, darat dan udara dengan Qatar. Namun dari pihak Qatar merasa bahwa pihaknya telah mendapatkan tuduhan kebohongan.

 

sikap arab Saudi kepada Qatar atas lepasnya hubungan diplomatik

Arab Saudi kini telah mengikuti jejak Bahrain yang menutup perbatasannya dengan Qatar pasca hubungan diplomatik putus. Namun meskipun demikian, Arab Saudi tetap memberikan layanan togel pada jemaah umroh dan haji asal Qatar. Seperti yang diketahui bahwa Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir dengan resmi memutus hubungan diplomatik mereka dengan Qatar pada senin 5/6/2017.

 

Hal tersebut dilakukan oleh empat negara tersebut lantaran adanya tuduhan jika Qatar telah mendukung adanya terorisme bahkan ikut campur dalam urusan negara Bahrain. Warga Qatar telah diberi waktu oleh Saudi 14 hari untuk pergi meninggalkan Saudi, pasca hubungan diplomatik telah terputus.

 

Kerajaan Saudi sudah mengambil keputusan tersebut akibat pelanggaran serius serta sistematis dilakukan oleh pihak yang mempunyai wewenang di Doha beberapa tahun belakangan yang bertujuan untuk membuat perselisihan diantara jajaran internal Arab Saudi. Merongrong kedaulatan dan merangkul kelompok teroris yang bertujuan mendestabilisasi kawasan Saudi. Dari pernyataan pemerintah Arab Saudi (SPA).

 

Mesir juga menuduh bahwa Qatar telah mendukung organisasi Ikhwanul Muslimin yang dianggap Kairo merupakan organisasi teroris, sedangkan dinegara lainnya menuding Qatar mendukung al- Qaeda dan ISIS. Arab Saudi telah disadarkan jika pihak berwenang yang berada di Doha memberi dukungan milisi Houthi dan bahkan telah mendeklarasi koalisi mendukung pemerintah sah di yaman. Namun meskipun terlibat perang diplomatik tetapi Arab Saudi tidak akan membawanya kedalam ranah agama.

 

Dimana pemerintah Riyadh akan tetap melayani jemaah haji ataupun jemaah umroh dari Qatar. Riyadh menegaskan bahwa pemberian waktu selama 14 hari tersebut untuk warga Qatar hengkang tidak berpengaruh terhadap jemaah umroh asal Qatar yang pada saat ini tengah berada diwilayah kerajaan Saudi.

 

Tanggapan Qatar atas putusnya hubungan diplomatik dengan empat negara

Qatar menyebutkan bahwa pihaknya tengah menghadapi kampanye kebohongan serta rekayasa yang memiliki tujuan agar menempatkan negara Arab Teluk dibawah perwalian. Kampanye kebohongan didasarkan pada hasutan yang sudah mencapai tingkat sebuah rekayasa yang komplit. Ucap kemenlu Qatar 5/6/2017/ Ditambahnya, sabagai anggota kerjasama teluk maka Qatar menyebutkan berkomitmen atas piagam dewan kerjasama Teluk. Qatar menghormati kedaulatan dari negara-negara lain dan tidak pernah ikut campur urusan mereka.

 

Sebelumnya Qatar dituduh telah mendukung terorisme serta ikut campur dalam urusan internal di negara lain yaitu negara yang dimaksud ialah Bahrain, Kantor berita Bahrain mengumumkan bahwa warga Qatar mempunyai batas waktu selama 14 hari meninggalkan Manama yang merupakan ibukota negara Bahrain. Karena Doha telah ikut campur urusan didalam negari Manama. Setelah itu, Arab Saudi mengikuti jejak Bahrain. Dengan alasan menyangkut keamanan nasional maka Riyadh mengumumkan sudah memutuskan hubungannya dengan Doha serta menutup semua akses darat, udara dan laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *